Cahaya Cinta Abadi
Di balik awan, rembulan berseri, Menyinari malam, seindah mimpi, Hadirmu umpama cahaya di hati, Mengisi ruang, tiada berganti. Bunga asmara mekar mewangi, Janji setia kita patrikan kini, Walau masa pantas berlari, Cinta kita kekal abadi. Setiap degup, namamu diseru, Menjadi penawar rindu yang pilu, Selamat Hari Kekasih, wahai jiwaku, Kaulah duniaku, semalam dan baharu.
Dit gedicht is geschreven door AI. Kopieer het, deel het, gebruik het in kaarten of toespraken — het is volledig gratis en van jou om te gebruiken.