Permata Hati Sempena Hari Wanita
Di matamu bersinar cahaya kasih, Tak pernah pudar walau masa beralih. Engkaulah ratu di dalam jiwa, Wanita terhebat tiada dua. Setiap titis peluh menjadi permata, Membesarkan kami penuh sukacita. Selamat Hari Wanita, wahai ibuku, Doa dan sayang hanya untukmu.
Dit gedicht is geschreven door AI. Kopieer het, deel het, gebruik het in kaarten of toespraken — het is volledig gratis en van jou om te gebruiken.