Bunga Kasih Abadi
Di taman hati mekar seribu mawar, Harum mewangi di pagi Valentine. Kaulah cahaya yang tak pernah pudar, Menyinari jiwaku, indah dan lalin. Walau masa berlalu silih berganti, Cintaku padamu teguh selamanya. Kaulah impian yang aku nanti, Pelengkap hidup, penawar duka.
Dit gedicht is geschreven door AI. Kopieer het, deel het, gebruik het in kaarten of toespraken — het is volledig gratis en van jou om te gebruiken.