Jejak Abadi Sahabat
Di bawah langit biru yang tak bertepi, Kita melangkah, berbagi mimpi. Bukan darah yang mengikat kita erat, Namun tawa dan duka yang tersurat. Kau adalah pelita saat badai datang, Tempatku pulang saat hati bimbang. Meski waktu berlari tanpa henti, Jejak persahabatan ini kekal di hati. Terima kasih untuk setiap cerita, Untuk bahu yang selalu ada. Selamat Hari Persahabatan, kawan sejati, Kita bersinar seperti bintang, abadi.
This poem was written by AI. Copy it, share it, use it in cards or speeches — it's completely free and yours to use.