Wanita Tangguh

Wanita Tangguh

Di balik senyum yang merekah indah, Tersimpan bara yang tak pernah padam, Kau wanita, permata yang tabah, Melangkah tegap meski dunia kejam. Bukan hanya sutra membalut jiwamu, Melainkan baja yang ditempa waktu, Hari ini semesta menyapamu, Merayakan setiap juang dan ragu. Teruslah bersinar, bunga berduri, Tak gentar badai, tak takut sepi, Kekuatanmu adalah inspirasi, Cahaya abadi di sanubari.

Ce poème a été écrit par IA. Copiez-le, partagez-le, utilisez-le dans des cartes ou des discours — c'est totalement gratuit et à vous.

Gratuit CC0 Usage commercial
Texte copié
Erreur de suppression
Erreur de restauration
Vidéo publiée
Vidéo non publiée
Plainte envoyée
Terminé
Erreur
Auteur a reçu :+5+10