Wanita Tangguh
Di balik senyum yang merekah indah, Tersimpan bara yang tak pernah padam, Kau wanita, permata yang tabah, Melangkah tegap meski dunia kejam. Bukan hanya sutra membalut jiwamu, Melainkan baja yang ditempa waktu, Hari ini semesta menyapamu, Merayakan setiap juang dan ragu. Teruslah bersinar, bunga berduri, Tak gentar badai, tak takut sepi, Kekuatanmu adalah inspirasi, Cahaya abadi di sanubari.
Este poema fue escrito por IA. Cópialo, compártelo, úsalo en tarjetas o discursos; es completamente gratis y tuyo para usar.