Permata Jiwa Mulia
Di balik senyum tersimpan kekuatan, Menghadapi dunia penuh harapan. Engkau adalah pelita yang tak padam, Menyala terang di tengah malam. Lembut hatimu merangkul semesta, Namun jiwamu setegar baja. Wanita hebat, melangkah pasti, Menebar kasih, tulus dalam hati. Hari ini dunia memujimu, Atas karya dan cinta yang menderu. Teruslah bersinar, raihlah asa, Engkaulah permata, jiwa yang mulia.
Este poema fue escrito por IA. Cópialo, compártelo, úsalo en tarjetas o discursos; es completamente gratis y tuyo para usar.