Ikatan yang Abadi

Ikatan yang Abadi

Di antara riuh dunia yang berputar, Kau hadir sebagai dermaga tempatku bersandar. Bukan hanya tawa yang kita bagi bersama, Namun juga duka, saat air mata menjelma. Seperti akar pohon yang saling menguatkan, Persahabatan kita takkan mudah dipatahkan. Walau musim berganti dan waktu berlalu, Hati kita tetap satu, selaras dan padu. Tak perlu kata untuk saling mengerti, Cukup tatapan mata, rasa itu terpatri. Terima kasih, kawan, untuk setiap jejak, Dalam kisah hidupku, kau adalah sajak terbaik.

Bu şiir yapay zeka tarafından yazıldı. Kopyalayın, paylaşın, kartlarda veya konuşmalarda kullanın — tamamen ücretsiz ve kullanımınıza hazır.

Ücretsiz CC0 Ticari Kullanım
Metin kopyalandı
Silme hatası
Geri yükleme hatası
Video yayımlandı
Video yayımlanmadı
Şikayet gönderildi
Tamam
Hata
Yazar aldı:+5+10