Pantun Kasih Abadi
Burung nuri terbang ke desa, Hinggap sebentar di pohon ara; Kasihmu suci penyeri rasa, Kaulah cinta pengarang jiwa. Bunga mawar merah berduri, Tumbuh subur di tepi kali; Wajahmu indah penyeri hati, Sayangku padamu kekal abadi. Kapal belayar ke Pulau Jawa, Membawa muatan kain sutera; Selamat Hari Kekasih wahai nyawa, Cinta kita mekar sejahtera.
Dieses Gedicht wurde von einer KI geschrieben. Kopiere es, teile es, verwende es in Karten oder Reden – es ist völlig kostenlos und gehört dir.