Jejak Abadi Sahabat

Jejak Abadi Sahabat

Di bawah langit biru yang tak bertepi, Kita melangkah, berbagi mimpi. Bukan darah yang mengikat kita erat, Namun tawa dan duka yang tersurat. Kau adalah pelita saat badai datang, Tempatku pulang saat hati bimbang. Meski waktu berlari tanpa henti, Jejak persahabatan ini kekal di hati. Terima kasih untuk setiap cerita, Untuk bahu yang selalu ada. Selamat Hari Persahabatan, kawan sejati, Kita bersinar seperti bintang, abadi.

Dieses Gedicht wurde von einer KI geschrieben. Kopiere es, teile es, verwende es in Karten oder Reden – es ist völlig kostenlos und gehört dir.

Kostenlos CC0 Gewerbliche Nutzung
Text kopiert
Fehler beim Löschen
Fehler beim Wiederherstellen
Video veröffentlicht
Video unveröffentlicht
Beschwerde gesendet
Fertig
Fehler
Autor hat erhalten:+5+10