Nada Cinta di Hari Kasih Sayang
Di bawah langit senja yang merona merah jambu, Kutuliskan rindu dalam setiap detak waktu, Senyummu adalah cahaya di pagi hariku, Menghangatkan jiwa, menenangkan kalbu. Bunga mawar tak seindah paras wajahmu, Cinta ini tumbuh subur hanya untukmu, Tak perlu kata mewah untuk merayu, Cukup detak jantung yang selalu berseru. Selamat Hari Kasih Sayang, belahan jiwa, Bersamamu dunia terasa begitu sempurna, Mari ukir kisah dalam cinta yang baka, Abadi selamanya, hingga ke ujung masa.
Dieses Gedicht wurde von einer KI geschrieben. Kopiere es, teile es, verwende es in Karten oder Reden – es ist völlig kostenlos und gehört dir.